Buka konten ini
CLEVELAND (BP) – Rekor tanpa terkalahkan Cleveland Cavaliers akhirnya berakhir di angka 16. Momen itu terjadi setelah Senin (17/3) pagi WIB. Cavaliers kalah 103-108 dari Orlando Magic di kandang sendiri Rocket Arena, Cleveland.
Sebelumnya, Cavaliers juga sempat mengawali musim dengan rekor mengesankan. Yakni tak terkalahkan dalam 15 laga berturut. Catatan 16 dan 15 kemenangan beruntun itu merupakan yang terbaik pertama dan kedua sepanjang sejarah klub.
“Pertama-tama, kita harus memuji (Magic, red),” kata pelatih Cavaliers Kenny Atkinson dikutip dari ESPN. “Pertahanan terbaik ketiga, itulah yang mereka lakukan. Mereka adalah tim bertahan yang sangat baik,” tuturnya.
Ya, Cavaliers kemarin sebenarnya punya peluang memenangkan laga. Sebab, saat waktu tersisa 1:02 menit, Donovan Mitchell dkk masih unggul satu poin. Tapi, pertahanan solid Magic membuat Cavs tidak mampu mencetak poin tambahan.
Magic justru mampu membalikkan keadaan lewat tembakan dua angka dari Paolo Banchero, dan tembakan bebas dari Kentavious Caldwell-Pope serta Franz Wagner. Banchero mengakhiri laga dengan torehan 24 poin, unggul dari Wagner yang mencetak 22 poin dan Wendell Carter Jr dengan 16 poin.
Meski begitu, kekalahan tersebut sepertinya tidak akan berpengaruh banyak bagi Cavaliers. Sebab, mereka sudah jadi tim pertama yang memastikan lolos ke babak playoff NBA 2024-2025. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO