Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Terungkapnya megakorupsi minyak mentah di internal PT Pertamina Patra Niaga menjadi pukulan telak bagi perusahaan negara. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto tengah gencar menggaungkan peningkatan pendapatan negara hingga mengejar Indonesia Emas 2045.
Wakil Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany mendukung Presiden Prabowo untuk melakukan bersih-bersih di BUMN. Sehingga korupsi seperti yang saat ini terjadi bisa dicegah terulang pada masa mendatang.
”Kami di PKB tentu mendukung penuh langkah pak Presiden Prabowo untuk bersih-bersih BUMN, terutama di Pertamina ya. Bagi kami dugaan korupsi di PT Pertamina harus menjadi momentum untuk berbenah, tidak ada lagi kecurangan oleh siapapun di tubuh BUMN,” kata Najmi di Jakarta, Jumat (28/2).
Najmi mengatakan, Presiden Prabowo sejak awal menjabat telah menggaungkan pemberantasan korupsi hingga ke akar-akarnya. Langkah ini juga penting untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada BUMN.
”BUMN adalah perusahaan negara yang seharusnya dikelola dengan transparan dan profesional, bukan menjadi lahan bancakan segelintir oknum untuk meraup keuntungan pribadi dan golongan,” jelasnya.
Najmi juga mengingat, Presiden Prabowo pernah menegaskan bahwa akan mengejar koruptor-koruptor di mana pun. Bila perlu sampai ke Antartika, bahkan ke padang pasir yang paling jauh akan dikejar. pernyataan ini diharapkan bukan sekadar omong kosong dan retorika belaka.
Oleh karena itu, PKB menilai kepemimpinan Presiden Prabowo membawa semangat baru dalam membersihkan Indonesia dari mafia-mafia korupsi yang telah lama menggurita.
”Tekad kuat Presiden Prabowo memberantas korupsi tidak main-main. Perintah tegas Presiden untuk segera bersih-bersih di lingkungan perusahaan plat merah milik negara, menjadi bukti kuat komitmennya dalam mengamankan aset negara dari praktik-praktik kotor para perampok uang negara,” ungkapnya.
Di sisi lain, Najmi menilai langkah tegas Presiden Prabowo menyasar semua pihak dan tidak pandang bulu, adalah sikap tepat. Terlebih Prabowo diketahui mulai menyasar para elite bisnis group Riza Chalid yang dijuluki Saudagar Minyak (The Gasoline Godfather) karena dianggap mendominasi bisnis impor minyak via Petral.
”Ini menjadi bukti kuat keseriusan Presiden dalam membersihkan Indonesia dari praktik kejahatan korupsi. Penting untuk kita, seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu mendukung penuh langkah Presiden dalam membersihkan Indonesia dari koruptor,” kata Najmi.
”Jangan biarkan Presiden berjuang sendirian. Rakyat harus bersatu padu melawan para koruptor yang menggasak uang negara dan telah menyengsarakan hidup rakyat selama ini,” tegasnya. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO