Buka konten ini

ORLANDO (BP) – Di usianya yang menginjak 36 tahun, Stephen Curry masih mampu menunjukkan performa puncak. Terakhir, Chef Curry -julukannya- mencetak 56 poin dan mengantarkan Golden State Warriors menang 121-115 di markas Orlando Magic, Kia Center, Jumat (28/2) pagi WIB.
Lebih dari setengah jumlah poin yang dicetak Curry tercipta lewat tembakan three-point. Itu termasuk satu tembakan buzzer-beater sebelum garis tengah lapangan di akhir kuarter pertama. Total, dia memasukkan 12 dari 19 percobaan tiga angka. Jumlah tersebut hanya terpaut dua dari rekor milik mantan rekan satu timnya, Klay Thompson.
Tak heran, teriakan M-V-P kemudian terdengar dari suporter tim tamu. Momen itu terjadi saat Curry melakukan dua lemparan bebas terakhirnya. Sepanjang paruh kedua, Kia Arena pun seolah berbalik jadi kandang bagi Warriors.
Nah, selain efek suporter Kia Center, Curry juga punya satu keunikan lain kemarin. Yakni punya ‘keberuntungan’ lebih di tanggal 27 Februari (waktu AS). Seperti dilaporkan ESPN, Curry tercatat sudah tiga kali mencetak lebih dari 45 poin saat tampil di tanggal tersebut (lihat grafis).
“Jelas, saya sudah beberapa kali bermain bagus di sini, saya merasakan energi yang berbeda,” kata Curry dikutip dari ESPN. “Saya tahu basis penggemar kami memang telah tumbuh sedikit, dan tuan rumah tidak pernah menyukainya. Tetapi energi di sini sangat bagus dan para fans tampak senang. Jadi saya berharap bisa bermain di sini,” lanjutnya.
Pelatih Warriors Steve Kerr juga memuji permainan Curry, “Tidak akan pernah bosan menontonnya. Saya pikir para fans yang hadir di sini malam ini, bahkan fans Magic tahu bahwa mereka sedang menonton shooter terhebat yang pernah ada,” kata Kerr dikutip dari laman resmi NBA. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO