Buka konten ini

Bahan Utama:
· 2 ekor ayam pejantan, potong menjadi 4 bagian
· 6 siung bawang putih;
3 lembar daun salam
· 6 lembar daun jeruk; 2 batang serai, memarkan
· 4 cm jahe, iris tipis
Bahan Tambahan:
· 1 sdm garam
· ½ sdm kaldu jamur atau
penyedap rasa
· 1/6 sdt merica bubuk;
100 ml santan
· 600 ml air kelapa; 600 ml air biasa
Bahan Sambal:
· 8 siung bawang merah, potong kasar
· 5 siung bawang putih, potong kasar
· 1 buah tomat merah, potong
· 7 buah cabai merah tanjung, potong
· 1 sdm gula pasir
· 1 sdt kaldu jamur atau penyedap rasa
· 300 ml air sisa ungkepan ayam pop
· 2 sdm tepung terigu protein sedang
· 60 ml minyak kelapa
Pelengkap:
· Daun singkong rebus, Timun
Cara Membuat:
1. Haluskan bawang putih dengan sedikit air hingga benar-benar lembut.
2. Siapkan panci, lalu masukkan ayam pejantan yang telah dipotong, air kelapa, air biasa, bawang putih yang sudah dihaluskan, jahe iris, serai yang telah dimemarkan, daun salam, daun jeruk, serta santan.
3. Tambahkan garam, kaldu jamur, dan merica bubuk. Aduk hingga tercampur rata, kemudian masak dengan api sedang-kecil selama kurang lebih 30 menit dalam keadaan tertutup.
4. Membuat sambal: Panaskan minyak kelapa dalam wajan, lalu tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah tanjung, dan tomat hingga harum.
5. Tuangkan air ungkepan ayam pop ke dalam wajan, lalu masak kembali hingga semua bahan menjadi lunak.
6. Pindahkan bahan sambal yang telah matang ke dalam gelas blender, tambahkan tepung terigu, gula pasir, dan kaldu jamur. Haluskan hingga benar-benar lembut, lalu saring agar tekstur sambal lebih halus.
7. Tiriskan ayam yang telah matang, kemudian siram dengan sedikit air ungkepannya agar tetap juicy.
8. Sajikan ayam pop bersama sambal, daun singkong rebus, dan timun sebagai pelengkap. (*)