SEPEKAN terakhir di Batam menjadi potret kota yang bergerak dalam banyak lapis peristiwa. Tragedi, musibah, suara warga, hingga agenda pemerintahan dan diplomasi internasional hadir bersamaan, menggambarkan dinamika Batam yang terus tumbuh.
Upaya pencarian seorang anak buah kapal (ABK) yang terjatuh dari Kapal Tamark 02 di Perairan Tanjung Pinggir menjadi perhatian sejak Sabtu (17/1). Setelah penyisiran intensif oleh tim SAR gabungan, korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu (18/1). Peristiwa ini kembali menegaskan kerasnya risiko kerja di sektor kelautan Batam.
Selanjutnya, libur Isra Mi'raj dimanfaatkan warga Batam untuk berwisata dan berkumpul bersama keluarga. Sejumlah destinasi pantai dan ruang publik tampak ramai, mencerminkan kebutuhan warga akan ruang rekreasi di tengah ritme kota industri.
Keresahan warga mencuat dari Tanjungsengkuang. Dalam aksi unjuk rasa, warga menuntut perbaikan...