Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M untuk perkuat silaturahmi dengan masyarakat Provinsi Kepri. Upaya ini dituangkan lewat kegiatan safari Ramadan.
Sejak dimulainya puasa Ramadan 1447 H, Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang sudah menyambangi sejumlah rumah ibadah di beberapa Kabupaten/Kota. Rangkaian perdana dimulai pada Senin 23 Februari 2024 lalu. Kegiatan itu, sejalan dengan peresmian dermaga apung HDPE di wilayah tersebut.
“Safari Ramadan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan momentum untuk kita semua memperbanyak amal ibadah, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Gubernur Ansar, Minggu (1/3) di Tanjungpinang.
Menurut Gubernur, bulan suci ini mengajarkan untuk membersihkan hati, saling memaafkan, dan berbagi kebahagiaan. Ia mengaku sangat bersyukur, karena bisa berbuka puasa dan tarawih bersama masyarakat di daerah-daerah yang ada di Kepri. “Mari kita jadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat iman dan membangun Kepri yang lebih harmonis dan maju,” ucap Gubernur.
Sementara itu, Wagub Nyanyang menambahkan, kegiatan safari Ramadan yang digelar Pemprov Kepri adalah bentuk komitmen, dari pihaknya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di pulau-pulau terluar. Karena dalam setiap kesempatan, Pemprov Kepri datang untuk membawa keberkahan lewat program bantuan.
“Bantuan yang diberikan untuk setiap rumah ibadah, semoga menjadi berkah dan membantu masjid-masjid dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat ibadah dan pendidikan agama. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan semangat gotong royong di bulan Ramadan ini.” ujar Nyanyang.
Pemprov Kepri Gelar Buka Puasa Bersama
Dalam rangkaian kegiatan safari Ramadan Gubernur dan Wakil Gubernur, Pemerintah Kepri juga telah menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama di Halaman Belakang Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (24/2) lalu. Agenda ini dihadiri langsung oleh Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang.
Turut mendampingi Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Dewi Kumalasari Ansar, serta Ketua BKOW Kepulauan Riau, Nenny Dwiyana Nyanyang. Hadir pula mantan Gubernur Kepri periode 2016–2019 Nurdin Basirun, para pimpinan FKPD Kepri, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Rangkaian acara diawali dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Selain itu, diserahkan juga bantuan hibah masing-masing sebesar Rp40 juta kepada Masjid Al-Jannatun Na’im, Kelurahan Kamboja dan Masjid Nurul Huda, Bukit Bestari.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama secara internal ini menjadi momentum memperkuat soliditas dan sinergi antarperangkat daerah.
“Melalui buka puasa bersama ini, kita ingin mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di antara seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Kekompakan dan soliditas adalah kunci dalam menjalankan amanah pembangunan daerah,” kata Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar juga menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai sarana refleksi dan peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Ramadan mengajarkan kita tentang keikhlasan, kedisiplinan dan kepedulian. Nilai-nilai inilah yang harus kita implementasikan dalam pelayanan publik, agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Ansar juga berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima serta mendukung aktivitas keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami berharap bantuan untuk anak-anak yatim maupun untuk masjid dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Semoga ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk menghadirkan keberkahan Ramadhan dan memperkuat semangat gotong royong di Kepulauan Riau,” harapnya.
Menjelang waktu berbuka, kegiatan diisi dengan tausiyah dan doa yang disampaikan oleh Ustadz Dedi Sanjaya. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan Sholat Magrib berjamaah yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. (*)
LAPORAN : JAILANI
Editor : RATNA IRTATIK