Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memastikan kondisi keamanan di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan sudah terkendali. Layanan pendidikan dan kesehatan pun berangsur pulih pasca penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap guru dan tenaga keseha-tan.
Kabar tersebut diperolehnya dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RTM) Tindak Lanjut Jaminan Keamanan Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan di Wilayah Konflik, di Jakarta, Selasa (25/3).
Hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin; Wamenhan Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto; Wamendagri Ribka Haluk; Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq; Sesmenko Polhukam Letjen TNI Mochammad Hasan; Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen TNI Gabriel Lema; serta Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Irjen Pol. Endi Sutendi.
“Korban meninggal dunia dalam konflik ini sebanyak 1 orang, jadi bukan 6 orang seperti yang sempat beredar di beberapa media,” ujarnya. Selain korban tewas, ada 6 orang yang mengalami luka-luka dalam serangan KKB tersebut.
Saat ini, kondisi pun sudah terkendali. Ia menyebut, masyarakat juga telah mulai kembali ke distrik masing-masing dan beraktivitas seperti sedia kala.
“Kondisi keamanan di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan saat ini telah terkendali. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta kementerian dan lembaga terkait telah memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta menyalurkan santunan,” paparnya.
Selain itu, kata dia, untuk pemulihan layanan pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama pemerintah daerah dan pihak terkait telah menyiapkan langkah-langkah khusus. Sehingga, kegiatan belajar mengajar segera berjalan kembali.
“Setelah libur nanti, layanan pendidikan akan disiapkan meskipun masih dalam penanganan tanggap darurat, untuk memastikan anak-anak bisa kembali bersekolah secepatnya,” sambungnya.
Sementara untuk pemulihan layanan kesehatan juga disebutnya telah kembali berjalan dengan dukungan TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah daerah. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO