Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Ruben Onsu menganggap apa yang dilakukan Sarwendah mempersulit dirinya bertemu dan melakukan pengasuhan terhadap anak-anaknya merupakan masalah yang sangat serius.
Jika kesepakatan bersama sebelumnya terkait hak asuh anak di mana Ruben bisa melakukan pengasuhan selama 2-3 hari dalam seminggu masih dipersulit oleh Sarwendah, pihak Ruben Onsu membuka kemungkinan akan melakukan upaya hukum untuk memperebutkan hak asuh anak melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Pihak Ruben Onsu merasa memiliki bukti kuat untuk melakukan upaya hukum memperebutkan hak asuh anak atas apa yang telah terjadi.
”Kemungkinan besar dari fakta-fakta yang sudah diketahui oleh semua orang dari Sabang sampai Merauke, bisa saja hak asuh anak akan jatuh ke tangan Ruben,” ungkap Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu.
Pihak Ruben Onsu khawatir peran ayah dimanipulasi sehingga dianggap tidak punya andil atau perannya dinilai kecil terhadap anak-anak. Padahal, Ruben merasa sudah banyak berbuat untuk anak-anaknya.
Pihak Ruben Onsu juga menyebut, anak-anak memiliki hak untuk mendapatkan pengasuhan dari kedua orang tuanya sekaligus. Kedua orang tua seharusnya dapat memberikan hak anak tanpa melibatkan anak-anak ke dalam konflik. ”Jangan kita merasa bahwa kita akan selalu mendapat support. Orang bisa berubah ketika melihat sisi jelek dari kita yang tidak dilihat sebelumnya, dan tidak menyangka itu bisa menjadi dampak negatif buat kita,” katanya. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY