Buka konten ini
BATAM (BP) – Masyarakat Batam segera memiliki alternatif transportasi umum menuju Bandara Hang Nadim. Bus Trans Batam dijadwalkan mulai melayani rute Batam Center–Bandara Hang Nadim pada pertengahan Juni 2026 dengan menyiapkan lima armada khusus untuk melayani penumpang.
Kepala UPT Trans Batam, Cipto, mengatakan saat ini pihaknya masih menuntaskan sejumlah persiapan, terutama sarana dan prasarana pendukung di kawasan bandara. Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, layanan baru tersebut mulai beroperasi pada pertengahan bulan ini.
“Target kami pertengahan Juni sudah mulai beroperasi. Saat ini masih tahap persiapan prasarana dan penyelesaian marka,” ujar Cipto, Minggu (7/6).
Ia menjelaskan, rute baru itu akan menghubungkan halte utama Trans Batam di kawasan Mega Mall Batam Center dengan Bandara Hang Nadim. Armada akan masuk langsung ke area bandara hingga titik kedatangan penumpang untuk memudahkan akses masyarakat.
Meski demikian, bus tidak akan menunggu atau mangkal di kawasan bandara. Armada hanya berhenti di halte untuk menaikkan dan menurunkan penumpang sebelum kembali melanjutkan perjalanan sesuai jadwal operasional.
“Bus masuk sampai pintu kedatangan. Tapi tidak ngetem, hanya berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang,” katanya.
Untuk mendukung operasional rute tersebut, Trans Batam akan memanfaatkan halte yang selama ini digunakan bersama oleh bus Damri di kawasan Bandara Hang Nadim. Namun, sejumlah fasilitas pendukung masih dalam tahap penyelesaian.
“Sekarang proses penunjukan penyedia jasa untuk marka. Setelah selesai, baru armada bisa masuk ke kawasan bandara,” tambahnya.
Sebanyak lima unit bus telah disiapkan untuk melayani rute baru tersebut. Jadwal keberangkatan akan dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Pada jam sibuk, bus dijadwalkan beroperasi setiap 20 menit, sedangkan di luar jam padat frekuensi keberangkatan menjadi setiap 30 menit.
Cipto memastikan tarif layanan menuju bandara tetap sama dengan tarif Trans Batam pada rute lainnya. Penumpang umum dikenakan biaya Rp5.000 per perjalanan, sementara pelajar cukup membayar Rp2.500.
“Tarifnya tetap sama. Tidak ada tarif khusus meskipun masuk kawasan bandara. Umum Rp5 ribu dan pelajar Rp2,5 ribu,” ujarnya. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO