Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Batam dalam beberapa pekan terakhir dipadati wisatawan mancanegara (wisman). Lonjakan kunjungan paling terlihat di kawasan Mega Mall Batam Center yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan asal Singapura dan Malaysia.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas wisatawan asing meningkat signifikan di berbagai area, mulai dari pusat kuliner, toko oleh-oleh, hingga pertokoan. Kepadatan pengunjung terlihat hampir sepanjang hari, terutama pada akhir pekan dan masa libur panjang di negara tetangga.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, membenarkan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam dalam beberapa bulan terakhir. Menurut dia, tren kenaikan tersebut sudah terlihat sejak awal tahun 2026 dan terus menunjukkan pertumbuhan dari bulan ke bulan.
“Sejak awal tahun, angka kunjungan wisatawan mancanegara terus meningkat setiap bulannya. Dampaknya sangat terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi wisatawan,” ujarnya.
Ardi menilai, meningkatnya minat wisatawan berkunjung ke Batam tidak lepas dari semakin baiknya fasilitas pendukung pariwisata di daerah tersebut. Selain itu, faktor keamanan dan kenyamanan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing.
“Batam saat ini semakin nyaman untuk dikunjungi. Fasilitas pendukung pariwisata terus berkembang dan kondisi keamanan juga semakin baik,” katanya.
Peningkatan kunjungan wisatawan asing paling terasa pada periode Mei hingga Juni 2026. Menurut Ardi, hal itu dipengaruhi momentum libur umum (public holiday) di sejumlah negara tetangga.
“Untuk Mei hingga Juni memang terlihat cukup signifikan. Di negara tetangga sedang ada periode libur sehingga banyak wisatawan yang memilih Batam sebagai tujuan wisata,” jelasnya.
Selain wisatawan asal Singapura, kunjungan dari Malaysia juga menunjukkan peningkatan. Kedekatan jarak serta kemudahan akses transportasi laut menjadikan Batam tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan dari kedua negara tersebut.
Ramainya kunjungan wisman turut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. Tingkat hunian hotel meningkat, sektor kuliner lebih ramai, dan pusat perbelanjaan mencatat kenaikan transaksi dibandingkan hari biasa. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO