Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Langkah tim putri Indonesia harus terhenti di babak semifinal Uber Cup 2026 setelah kalah 1-3 dari Tim bulu tangkis putri Korea Selatan di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5). Hasil ini memastikan Srikandi Merah Putih membawa pulang medali perunggu sekaligus gagal mengulang pencapaian final pada edisi 2024.
Indonesia langsung berada dalam tekanan sejak partai pembuka. Tunggal putri pertama, Putri Kusuma Wardani, harus mengakui keunggulan An Se-young dengan skor 19-21, 5-21.
Putri mengaku sempat mampu mengimbangi permainan pada gim pertama. Namun, perubahan ritme yang dilakukan lawan membuatnya kesulitan mengembangkan permainan di gim kedua.
“Di gim kedua dia mengubah kecepatan dan saya banyak mati sendiri,” ujarnya.
Poin kedua kembali jatuh ke tangan Korea Selatan setelah ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, kalah dari pasangan Baek Ha-na/Lee So-hee melalui pertarungan tiga gim 16-21, 21-19, 15-21.
“Kami sudah menerapkan pola yang benar, tetapi pada beberapa poin fokus menurun dan pengembalian jadi kurang maksimal,” ujar Febriana.
“Kami sudah mencoba yang terbaik,” timpal Amallia.
Tertinggal 0-2, Indonesia sempat membuka asa melalui tunggal kedua, Thalita Ramadhani Wiryawan. Ia tampil lepas dan sukses menundukkan Sim Yu-jin dua gim langsung dengan skor identik 21-19, 21-19.
Bermain tanpa beban menjadi kunci kemenangan Thalita.
“Saya coba main lepas saja, nothing to lose. Alhamdulillah bisa menang,” ucapnya.
Namun, harapan Indonesia untuk membalikkan keadaan pupus di partai keempat. Ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum harus mengakui keunggulan Jeong Na-eun/Kim Hye-jeong dengan skor 16-21, 18-21.
Rachel mengaku kecewa belum mampu menyumbangkan poin penentu bagi tim. Ia menilai tekanan dari lawan membuat permainan mereka tidak berkembang. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO