Buka konten ini
SURABAYA (BP) – Industri sepeda motor masih menghadapi tekanan akibat melemahnya daya beli sepanjang tahun ini. Meski begitu, pelaku usaha mulai menangkap tanda-tanda perbaikan permintaan menjelang tutup tahun. Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan menghadirkan produk baru di segmen menengah untuk mendongkrak penjualan.
Presiden Direktur PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), Suwito M, menyampaikan, secara umum pasar sepeda motor masih berada dalam fase kontraksi. Berdasarkan data registrasi kendaraan roda dua, penjualan Honda di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat turun 10,4 persen secara tahunan. Di sisi lain, kinerja penjualan MPM Honda Jatim terkoreksi 9,4 persen.
“Kami relatif lebih baik karena penurunan masih di bawah rata-rata pasar. Dampaknya, pangsa pasar kami meningkat dari 87,2 persen pada Oktober tahun lalu menjadi 88,1 persen pada Oktober tahun ini,” ujar Suwito saat peluncuran All New Honda Vario 125 di Surabaya, kemarin (17/12).
Meski pasar masih tertekan, Suwito menilai arah pemulihan mulai terlihat, terutama menjelang akhir tahun. Untuk menangkap momentum tersebut, MPM Honda Jatim menghadirkan penyegaran pada Honda Vario 125. Model ini menjadi kontributor penjualan terbesar ketiga perseroan karena berada pada rentang harga dan spesifikasi yang dekat dengan segmen entry level 110 cc.
Marketing Sales & Distribution Division Head MPM Honda Jatim, Jeffri Limantara, menambahkan, pembaruan dilakukan dengan menghadirkan varian Street yang mengusung karakter lebih sporty. “Varian ini kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan tampilan Vario yang lebih agresif,” jelasnya.
Jeffri optimistis, kehadiran varian baru tersebut dapat menjadi salah satu penopang penjualan pada tahun depan. Varian Street ditargetkan berkontribusi sekitar 20 persen terhadap total penjualan Vario 125, dengan sasaran penjualan mencapai 13.200 unit per bulan. Saat ini, penjualan Vario 125 masih berada di kisaran 11–12 ribu unit per bulan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO