Buka konten ini

LONJAKAN penumpang mulai terasa di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, saat KM Bukit Raya bersandar, Senin (15/12). Peningkatan arus penumpang dipicu momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Sejak pagi, pelabuhan tampak lebih ramai. Warga yang hendak bepergian maupun tiba di Tarempa memadati ruang tunggu dan dermaga. KM Bukit Raya yang datang dari Ranai, Kabupaten Natuna, menurunkan 385 penumpang. Satu per satu turun dengan membawa tas dan kardus besar. Sebagian pulang ke kampung halaman untuk Natal, sebagian lagi untuk pekerjaan atau liburan akhir tahun.
Di sisi lain, calon penumpang dari Tarempa antre untuk naik KM Bukit Raya menuju Kijang, Kabupaten Bintan. Antrean panjang terjadi sejak pagi, padahal keberangkatan kapal pukul 11.00 WIB. Petugas Pelni dan KSOP sibuk mengatur arus penumpang agar naik dan turun kapal tertib. Meski demikian, kepadatan tak bisa dihindari.
Beberapa calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket tetap nekat naik ke kapal.
“Saya tak dapat tiket, beli di website Pelni sudah habis. Jadi tetap naik aja ke kapal, biasanya boleh kok, tapi non-seat,” ujar Rauf, salah satu calon penumpang.
Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, menyampaikan total penumpang KM Bukit Raya saat bertolak ke Kijang berjumlah 1.215 orang. Rinciannya, 602 penumpang naik dari Tarempa dan 513 penumpang lanjutan.
“Lonjakan penumpang mulai terasa beberapa hari terakhir dan diperkirakan terus meningkat mendekati puncak libur Nataru,” kata Putra.
Ia menegaskan koordinasi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran pelayanan penumpang.
Masyarakat diimbau membeli tiket resmi melalui kanal yang tersedia dan datang lebih awal ke pelabuhan agar perjalanan aman dan tertib.
Dengan kondisi cuaca relatif mendukung, Pelni berharap seluruh angkutan laut selama Nataru berjalan lancar dan masyarakat dapat menikmati libur akhir tahun dengan aman. (***)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY