Buka konten ini

LIVERPOOL (BP) – Masa depan Mohamed Salah bersama Liverpool kian berada di persimpangan, seiring kontraknya di Anfield yang belum juga menemui kejelasan. Penyerang andalan asal Mesir itu kini menjadi incaran serius klub-klub dari sedikitnya enam liga berbeda di dunia.
Laporan TEAMtalk menyebutkan, pihak Salah sejatinya tidak secara aktif mendorong kepindahan. Namun, seluruh opsi telah dipaparkan secara lengkap kepada sang pemain, termasuk peluang hijrah ke luar Inggris.

Situasi ini kian memanas setelah komentar Salah usai hasil imbang Liverpool kontra Leeds United pekan lalu, yang menyinggung perasaannya sebagai pemain. Pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi besar terkait masa depannya.
Ketertarikan terhadap Salah tidak hanya datang dari Saudi Pro League yang sejak lama memantaunya, tetapi juga dari sejumlah klub Eropa hingga Major League Soccer (MLS). Salah satu peminat yang mencuat adalah San Diego FC, klub anyar MLS yang tengah agresif membangun kekuatan tim.
San Diego FC sebelumnya telah mengamankan tanda tangan bintang Meksiko, Hirving Lozano, sebagai salah satu designated player. Menurut laporan jurnalis Graeme Bailey untuk TBR Football, pemilik klub, Mansour, siap mendanai ambisi besar dengan membidik dua megabintang Premier League sekaligus, Mohamed Salah dan Kevin de Bruyne.
Dengan situasi kontraknya saat ini, Salah secara aturan diperbolehkan membuka pembicaraan dengan klub luar Inggris mulai Januari mendatang. Kondisi tersebut membuka peluang hengkang secara gratis musim panas nanti.
Klub-klub Arab Saudi kini berada di posisi terdepan dan siap menjadikannya salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di dunia. Meski San Diego FC tidak mampu menandingi kekuatan finansial tersebut, klub asal California itu berharap faktor emosional dan latar belakang Mesir dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi Salah.
Situasi serupa juga dialami Kevin de Bruyne. Eks gelandang Manchester City yang kini bermain untuk Napoli telah lama dipantau perkembangannya oleh San Diego FC.
De Bruyne sendiri pernah menyatakan ketertarikan untuk merasakan kehidupan di Amerika Serikat, sehingga California dinilai sebagai opsi menarik. Namun, tawaran bernilai fantastis dari Arab Saudi masih menjadi godaan besar bagi sang pemain.
Khusus untuk Salah, sumber internal Liverpool disebut tidak terlalu optimistis sang bintang akan memperpanjang kontrak. Manajemen klub bahkan meyakini ia akan meninggalkan Anfield pada musim panas mendatang. Arab Saudi tetap menjadi tujuan paling realistis, meski peluang kejutan dari MLS belum sepenuhnya tertutup. Dalam waktu dekat, Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi dikabarkan akan mengajukan tawaran resmi kepada Salah.
Di sisi lain, Liverpool mulai menyusun rencana jangka pendek tanpa sang ikon. Manajer Arne Slot berencana memperkuat lini tengah dengan mendatangkan gelandang bertahan baru pada bursa transfer Januari. Slot disebut belum sepenuhnya yakin dengan opsi pelapis Wataru Endo, dan manajemen siap mendukung kebutuhan tersebut.
Target utama Liverpool sebelumnya adalah gelandang Real Sociedad, Martin Zubimendi. Bahkan, klausul rilis senilai 60 juta euro sempat disiapkan. Namun, sang pemain memilih bertahan dan menolak pindah ke Anfield. Meski demikian, ketertarikan Liverpool terhadap Zubimendi belum sepenuhnya padam.
Nama lain yang masuk radar adalah gelandang Atalanta, Ederson, yang diperkirakan dapat ditebus dengan nilai sekitar 50 juta pound sterling. Liverpool harus bersaing dengan Arsenal dan Manchester City yang juga meminati gelandang asal Brasil tersebut.
Potensi hijrahnya Salah ke MLS menjadi dinamika baru bagi Liverpool, yang sebelumnya lebih banyak mempersiapkan diri menghadapi tawaran dari Arab Saudi. Hingga kini, setidaknya tiga mantan pemain Liverpool tercatat berkarier di MLS, yakni Luis Suarez di Inter Miami, Christian Benteke di DC United, dan Brad Smith di Houston Dynamo, meski tidak satu pun pernah bermain bersama Salah di Anfield. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO