Buka konten ini

BANGKOK (BP) – Sabar dan Reza sejatinya tidak terpikir bisa bermain di SEA Games 2025. Selain sudah ada nama yang diumumkan sebelumnya, keduanya fokus untuk bermain dalam ajang pemungkas BWF Tour 2025, World Tour Finals (WTF) di Hangzhou, Tiongkok, mulai besok (17/12) sampai akhir pekan nanti (21/12).
Mengacu daftar skuad, ganda muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang dipersiapkan untuk mendampingi Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di sektor ganda putra. Namun, karena review tim dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta untuk menurunkan pemain senior supaya kans meraih medali lebih tinggi terjaga, Sabar/Reza kemudian masuk opsi.
Dari PBSI semula mengajukan Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri. Akan tetapi, Fajar melangsungkan pernikahan akhir bulan lalu (29/11) sehingga Sabar/Reza yang akhirnya masuk skuad. ”Boleh dibilang kami masuk tim SEA Games di last minute,” ucap Sabar.
Meski masuk terakhir, Sabar/Reza yang memang mempersiapkan diri untuk WTF dan tidak lagi di Pelatnas PBSI Cipayung tetap bisa beradapatasi dengan tim bulu tangkis SEA Games. Mereka menjadi yang paling sempurna capaiannya dalam multievent olahraga paling bergengsi di Asia Tenggara itu. Enam kali main, enam kali menang dengan sumbangan dua medali emas dari nomor beregu dan perorangan.
Sabar/Reza memang sempat kehilangan game dalam penampilan pertama lawan ganda Singapura Wesley Koh/Junsuke Kubo (8/12). Akan tetapi, Sabre – julukan Sabar/Reza sukses dua kali menekuk ganda Malaysia ranking dua dunia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Masing-masing dengan dua game langsung, 21-12, 21-12 (final beregu) dan 21-14, 21-17 (final perorangan).
Sumbangsih Sabar/Reza membantu Indonesia kembali meraih juara umum bulu tangkis SEA Games dengan 3 emas, 3 perak, 4 perunggu. Mengungguli tuan rumah Thailand dengan 3 emas, 2 perak, 1 perunggu. Sebagai pemain senior, Sabar/Reza sekaligus senang melihat para juniornya turut merasakan kesuksesan.
”Mereka mendapat medali emas di usia belia. Sementara saya sudah usia 29 tahun. Ini sudah rencana Tuhan. Kita tidak pernah tahu kapan datangnya berkat itu. Masih bisa juara SEA Games di umur saya sekarang rasanya juga sangat luar biasa,” beber Sabar.
Hal senada diungkapkan Reza. ”Bisa main SEA Games saja sudah senang. Apalagi, langsung dapat dua medali emas. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ucapnya.
Keduanya berharap tren positif di SEA Games berlanjut di WTF. Target mereka adalah setidaknya bisa lolos ke semifinal. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO