Buka konten ini

BATAM (BP) – Upaya memperkuat koordinasi penegakan hukum di Batam mengemuka dalam Kegiatan Koordinasi dan Pengawasan PPNS–Polri 2025 yang digelar Satreskrim Polresta Barelang, Selasa (9/12). Acara yang berlangsung di Aula Lantai 3 Polresta Barelang itu dibuka Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol M. Debby Tri Andrestian, sekitar pukul 09.30 WIB.
Kegiatan ini diikuti jajaran Satreskrim Polresta Barelang, mulai dari Kasat Reskrim, KBO Satreskrim, para Kanit, serta Kanit Reskrim Polsek jajaran. Seluruhnya diharapkan memiliki persepsi yang sama terkait prosedur penyidikan di lapangan.
Selain dari Polri, perwakilan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari berbagai instansi turut hadir. Mereka berasal dari Bea Cukai Batam, Imigrasi Batam, Balmon Kemkominfo Batam, Satpol PP Kota Batam, Balai Besar Karantina Batam, serta Balai POM Batam.
Kehadiran banyak PPNS ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun koordinasi lintas sektor untuk menangani perkara yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, Kompol Debby menekankan bahwa kolaborasi antara PPNS dan penyidik Polri merupakan kebutuhan mendesak di tengah dinamika penegakan hukum yang terus berkembang.
“Kolaborasi PPNS dan penyidik Polri adalah kunci untuk menjaga kualitas penyidikan yang profesional, efektif, dan akuntabel,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sinergi tersebut juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan berlanjut dengan pemaparan materi dari ahli pidana, Dr. Alwan Hadiyanto. Ia menyampaikan aspek hukum mengenai kewenangan hingga batasan PPNS dan penyidik Polri secara komprehensif. Menurutnya, harmonisasi prosedur antarinstansi mutlak diperlukan. “Penyidikan yang baik harus didukung keselarasan prosedur agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan,” jelasnya.
Dr. Alwan juga menekankan pentingnya pengawasan dalam setiap tahapan penyidikan. “Transparansi dan pengawasan adalah instrumen penting untuk menjaga integritas penegakan hukum,” tambahnya.
Sesi diskusi interaktif kemudian digelar. Para peserta dari Polri maupun PPNS berbagi pengalaman, kendala, hingga strategi dalam menangani kasus di lapangan. Diskusi berlangsung dinamis, menggambarkan semangat tinggi untuk memperbaiki koordinasi ke depan.
Salah satu peserta dari PPNS mengatakan, “Forum seperti ini sangat kami butuhkan agar koordinasi di lapangan dapat berjalan lebih lancar.”
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat integrasi dalam proses penyidikan di Kota Batam. Polresta Barelang menegaskan bahwa koordinasi berkelanjutan dengan seluruh PPNS menjadi fondasi penting untuk mewujudkan penegakan hukum yang profesional, responsif, dan adaptif terhadap tantangan masa depan. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO