Buka konten ini

PT PLN Batam menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp2,7 miliar bagi korban banjir besar yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Meski bukan operator kelistrikan di wilayah terdampak, PLN Batam mengerahkan Tim Tanggap Darurat Bencana, mulai dari jajaran manajemen, pegawai, hingga serikat pekerja.
Bantuan didistribusikan dalam bentuk pangan, perlengkapan harian, hingga kebutuhan kebersihan. Seluruh bantuan disalurkan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan unit PLN setempat agar tepat sasaran.
Dari total bantuan Rp2,7 miliar, sebanyak Rp2,5 miliar berasal dari PLN Batam, sedangkan Rp200 juta merupakan kontribusi anak perusahaan, PT Pelayanan Energi Batam (PEB).
Untuk korban banjir di Sumatra Utara, PLN Batam mengirimkan 21,1 ton beras, 3.266 liter minyak goreng, 3.717 dus mi instan, serta logistik lain seperti susu, gula, kopi, biskuit, hingga tabung gas 3 kilogram.
Di Aceh, bantuan terdiri atas 10 ton beras, 1.139 dus mi instan, ratusan handuk, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan sandang. Adapun, di Sumatra Barat, sebanyak 550 paket bantuan disalurkan kepada warga terdampak.
Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar menyisakan duka bagi banyak keluarga. PLN Batam terpanggil untuk membantu meringankan beban mereka. Ini bentuk solidaritas seluruh insan PLN Batam,” ujarnya.
Meski penanganan kelistrikan di wilayah banjir merupakan kewenangan PT PLN (Persero), ia menegaskan bahwa PLN Batam tetap menjalankan misi kemanusiaan. Aksi ini juga sejalan dengan nilai Asta Cita Presiden Prabowo terkait kehadiran negara dalam situasi darurat.
Sekretaris Perusahaan PLN Batam sekaligus Koordinator Tim Bantuan, Samsul, menambahkan bahwa pendistribusian dilakukan bertahap sesuai kondisi masing-masing daerah. Ia menyebut tim terus melakukan pemantauan bersama unit PLN daerah.
“Tim kami bergerak cepat. Bantuan langsung diserahkan kepada warga. Kami memastikan penyaluran tepat waktu dan sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.
Ketua Serikat Pekerja PLN Batam, Tony Yulianysah, menegaskan bahwa pekerja pun terlibat aktif dalam aksi sosial ini.
“Serikat Pekerja PLN Batam selalu siap berada di garis depan. Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi wujud empati dan solidaritas kami,” ujarnya. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK