Buka konten ini

SURABAYA (BP) – Produsen makanan dan minuman (mamin) optimistis peluang pertumbuhan hingga dua digit bisa diraih di tahun depan. Rencana bisnis seperti mengeluarkan varian produk baru hingga penetrasi pasar ke beberapa negara Amerika Serikat dan Timur Tengah menjadi strategi yang bakal dicoba.
Direktur Utama Siantar Top Tbk, Armin, menjelaskan bahÂwa kinerja tahun ini masih mencatatkan pertumbuhan. Per September, pihaknya melaporKan penjualan bersih senilai Rp3,86 triliun. Nilai tersebut berhasil naik sebesar 4,35 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp3,7 triliun.
’’Laba kotor kami masih meningkat 5,21 persen menjadi Rp1,21 triliun. Namun, kinerja laba bersih kami memang turun 12,81 persen menjadi Rp885 miliar. Itu karena tahun lalu kami ada pembagian dividen dari entitas anak usaha,’’ jelasnya saat public expose di Surabaya kemarin (9/12).
Tahun depan, emiten berkode STTP tersebut masih mengupayakan pertumbuhan double digit. Ada beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk mendekati target. Salah satunya, mencoba menggali pasar dengan meluncurkan produk baru. Setiap tahunnya, dia meluncurkan 3-5 stock keeping unit (SKU) untuk bisa mengikuti tren.
’’Ekspor juga bisa digenjot. Masih banyak negara di Timur Tengah yang belum kami penetrasi. Apalagi, Kanada, AS, dan Eropa Timur,’’ tegasnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO