Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Pemulihan layanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) di Aceh terus menunjukkan hasil positif. Per Senin (8/12) , sebanyak 132 dari 145 kantor di Region Aceh atau sekitar 91 persen sudah kembali beroperasi.
Masyarakat kini dapat mengakses layanan di 13 kabupaten, termasuk Aceh Tamiang dan Kuala Simpang. Di Banda Aceh, 50 outlet sudah aktif kembali. Disusul Lhokseumawe sebanyak 46 outlet, dan Meulaboh, 36 outlet.
Pemulihan juga berlangsung pada fasilitas ATM. Dari total 920 unit, sebanyak 571 unit sudah berfungsi atau memiliki tingkat availability 62 persen. Operasional BSI di wilayah bencana lain sudah normal sepenuhnya. Di Region Medan, seluruh kantor cabang kembali aktif, dengan 443 dari 488 ATM beroperasi (91 persen). Sementara itu, 100 persen ATM di Sumatera Barat telah pulih.
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyebutkan, pemulihan di Aceh masih terus dipercepat. “Masih ada 13 cabang yang belum beroperasi. Kami maksimalkan pembersihan dan alternatif layanan agar cabang dan ATM segera berjalan normal,” ujarnya di Jakarta kemarin (8/12).
BSI juga mengimbau nasabah memanfaatkan kanal digital seperti Byond serta jaringan BSI Agen untuk transaksi harian. “Kami akan terus memperbarui informasi layanan sekaligus mengingatkan masyarakat mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan BSI,” pungkasnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO