Buka konten ini
ISTANBUL (BP) – Situasi keamanan di negara Afrika barat Benin berangsur terkendali usai pasukan keamanan mengambil tindakan terhadap upaya kudeta yang terjadi pada Minggu waktu setempat.
”Kami sedang membereskan semuanya, tapi ini belum selesai. Kami dalam keadaan aman,” kata Menteri Keuangan Benin Romuald Wadagni kepada media Jeune Afrique.
Ia menambahkan bahwa para pelaku kudeta masih bertahan di tempat mereka.
Sekelompok personel militer Benin sebelumnya mengumumkan via televisi nasional bahwa mereka telah menyingkirkan Presiden Patrice Talon dari tampuk kekuasaan.
Mereka kemudian menyatakan penunjukan Letnan Kolonel Pascal Tigri untuk memimpin suatu ”komite militer untuk pembangunan kembali” yang baru dibentuk.
Para pelaku kudeta tersebut mengumumkan penangguhan konstitusi dan pembubaran semua institusi dan partai politik.
Sementara itu, Kedutaan Besar Prancis di Benin, dalam pernyataannya, berkata bahwa baku tembak terjadi di Camp Guezo, dekat kediaman presiden.
Kedubes Prancis mengimbau WN Prancis yang berada di Benin untuk tetap berada di tempat tinggalnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY