Buka konten ini

PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam bersama Forkopimda menggelar doa kebangsaan untuk para korban bencana alam yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Engku Putri Batam Center, Selasa (2/12) malam.
Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk solidaritas masyarakat Batam terhadap para korban bencana di tiga provinsi tersebut. Awalnya, acara dipersiapkan untuk sekitar seribu orang, namun kondisi cuaca membuat panitia harus melakukan pembatasan.
“Kami sepakat mengadakan doa bersama dari Batam untuk sahabat-sahabat kita di Sumatra Utara, Sumaera Barat, dan Aceh. Banyak yang ingin hadir, tetapi karena cuaca kami akhirnya membatasi,” ujarnya.
Amsakar menyampaikan tiga poin utama yang ingin dibawa Pemko Batam melalui doa kebangsaan tersebut. Pertama, kegiatan ini menjadi wujud empati dan solidaritas nyata warga Batam terhadap daerah-daerah yang tengah tertimpa musibah.
Kedua, pemerintah menginformasikan bahwa Pemko Batam telah menyetujui pencairan dana bantuan tidak terduga sebesar Rp7,5 miliar untuk tiga provinsi terdampak, masing-masing Rp2,5 miliar.
Ketiga, ia mengimbau warga Batam yang ingin menyalurkan bantuan secara mandiri agar melakukannya melalui satu pintu, yakni Dinas Sosial (Dinsos) Batam.
“Silakan warga berinisiatif membantu, tapi semuanya harus terkelola melalui Dinsos agar tertib. Selain doa, malam ini juga memastikan mekanisme bantuan jelas,” katanya.
Amsakar menambahkan bahwa selain bantuan dari Pemko, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batam juga turut mengumpulkan dana untuk disalurkan ke daerah-daerah terdampak bencana. Persyaratan administrasi untuk penyaluran bantuan itu pun telah ia tandatangani.
Menurutnya, penanganan bantuan tersebut dibahas secara serius bersama Wakil Wali Kota Batam yang juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Ia berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan malam itu dapat memberi manfaat nyata bagi para korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Dan mudah-mudahan doa ini sampai ke sana, sampai ke langit. Semoga musibah segera selesai,” tutupnya. (***)
Reporter : ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK