Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Pemerintah mengakselerasi aktivitas konsumsi masyarakat pada penghujung tahun sebagai upaya menjaga laju pertumbuhan ekonomi. Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa total perputaran belanja nasional ditargetkan menembus Rp120 triliun melalui rangkaian program diskon, baik di pusat perbelanjaan maupun platform digital.
Menurut Airlangga, program Epic Sale yang digelar 1–31 Desember 2025 ditetapkan berkontribusi Rp56 triliun. Ajang tersebut diikuti 220 merek ritel dan jaringan minimarket, jauh meningkat dibanding capaian tahun lalu yang berada di angka Rp14,9 triliun. Selain itu, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 10–16 Desember ditargetkan menghasilkan Rp34 triliun, termasuk Rp18 triliun yang diarahkan untuk produk-produk UMKM.
Adapun program Belanja di Indonesia Aja (BINA) yang berlangsung 18 Desember 2025–4 Januari 2026 diproyeksikan menambah Rp30 triliun dari transaksi di berbagai mal.
“Festival belanja tersebut disiapkan untuk memaksimalkan momentum libur Natal dan Tahun Baru, menjaga daya beli, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujar Airlangga di Jakarta kemarin (2/12).
Momentum liburan akhir tahun juga didukung dengan potongan harga tiket transportasi. Diskon diberlakukan untuk layanan kereta api, penyeberangan, dan penerbangan sepanjang 22 Desember–10 Januari 2026. Sementara tarif kapal laut mulai mendapat potongan sejak 17 Desember.
Dorong Ekonomi Syariah
Airlangga menambahkan, penguatan konsumsi dalam negeri berjalan paralel dengan pengembangan keuangan syariah. Hingga November 2025, penyaluran KUR Syariah sejak 2015 tercatat mencapai Rp89,04 triliun kepada 1,47 juta debitur. Pemerintah juga memperdalam ekosistem keuangan syariah, termasuk melalui dua lembaga jasa keuangan bulion yang mengelola 148,77 ton emas per Oktober 2025.
“Indonesia punya potensi besar menjadi pusat ekonomi syariah global. Namun tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah harus terus ditingkatkan,” kata Airlangga. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO