Buka konten ini

JAKARTA (BP) – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) mencatat permintaan rumah tapak terus menguat sepanjang 2025. Kenaikan itu tercermin dari capaian marketing revenue hingga Oktober 2025 yang mencapai Rp942 miliar. Penjualan bahkan melonjak 18 persen pada Oktober dibanding bulan sebelumnya.
Segmen rumah tapak menjadi motor utama penjualan, terutama dari proyek Sequoia Hills di Sentul dan Collins Boulevard di Serpong. Co-Founder & Group CEO TRIN, Ishak Chandra, menyebut preferensi generasi muda yang kini lebih menyukai landed house ikut mendongkrak permintaan.
“Insentif pemerintah seperti PPN DTP juga membuat minat rumah tapak semakin tinggi,” ujar Ishak.
Dengan capaian hingga Oktober, TRIN memasang target marketing revenue Rp1,8 triliun hingga akhir tahun. Untuk mengejar target itu, perseroan menghadirkan produk hunian yang diklaim berkualitas dengan harga kompetitif. TRIN juga menggandeng sejumlah bank untuk menawarkan promo dan skema pembiayaan kreatif, termasuk patungan rumah.
“Properti yang kami tawarkan memiliki value lebih tinggi dibanding kompetitor,” tegas Ishak.
Manajemen memastikan seluruh proyek—mulai rumah tapak, apartemen, hingga business park—berjalan sesuai rencana meski kondisi pasar belum sepenuhnya stabil. TRIN juga optimistis permintaan properti akan lebih baik pada 2026, terutama bila pemerintah menambah insentif baru di luar PPN DTP yang telah diperpanjang hingga 2027. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO