Buka konten ini

DESAIN rumah bernuansa Skandinavia beberapa tahun terakhir semakin populer di Indonesia. Konsepnya yang sederhana namun tetap menonjolkan sisi estetis membuat gaya ini banyak dipilih oleh pengembang perumahan, khususnya di kota-kota besar.
Sesuai namanya, gaya hunian ini terinspirasi dari rumah tradisional masyarakat Skandinavia di Eropa Utara, seperti Swedia, Norwegia, dan Denmark. Menariknya, pada masa lalu rumah-rumah tersebut justru ditempati oleh kaum marjinal seperti petani. Material kayu dan batu yang mendominasi konstruksinya membuat tampilan rumah tampak menyatu dengan alam.
Gaya ini pertama kali muncul pada awal abad ke-20. Meski dikenal minimalis, interior hunian Skandinavia tetap terasa lega dan terang karena memaksimalkan cahaya alami serta penggunaan warna-warna netral. Pemanfaatan cahaya matahari di siang hari juga membuatnya lebih hemat energi.
Konsep rumah Skandinavia dirancang untuk menghadirkan suasana nyaman dan menenangkan. Sifatnya yang sederhana membuat proses dekorasi menjadi lebih mudah karena tidak membutuhkan banyak ornamen.
Melihat tren ini terus meningkat, para pengembang pun berlomba menghadirkan hunian bergaya Skandinavia. Mereka menawarkan desain autentik dengan harga yang lebih terjangkau agar dapat dinikmati masyarakat luas.
Operasional Supervisor Perumahan Bumi Rakata Asri, Muthia Azalia, menyampaikan bahwa pihaknya turut menghadirkan rumah berkonsep Skandinavia. Mereka memasarkan unit dengan luas 100 meter persegi dan harga di bawah Rp1 miliar.
Ia menambahkan, Grand Rakata Residence baru saja memperkenalkan tipe Apurva dengan luas tanah 112 meter persegi dan bangunan 68 meter persegi, dilengkapi tiga kamar tidur dan dua kamar mandi. “Tipe ini mengusung desain Skandinavia dan siap huni. Meski tergolong premium, pembeli tidak perlu melakukan renovasi tambahan,” ujarnya dalam rilis tertulis. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO