Buka konten ini

BATAM (BP) – Polda Kepri memperkuat transparansi rekrutmen calon anggota Polri dengan menggandeng sejumlah instansi pemerintah dan lembaga profesi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Rupatama Polda Kepri, Kamis (20/11).
Upaya ini sekaligus menjawab keraguan publik terhadap proses seleksi yang selama ini dinilai kurang terbuka.
Karo SDM Polda Kepri, Kombes Ptaovik Ibnu Subarkah, menegaskan bahwa rekrutmen merupakan pintu awal pembentukan SDM Polri yang unggul dan berintegritas. Karena itu, keterlibatan pihak eksternal dinilai penting untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung objektif dan bebas intervensi.
“Rekrutmen adalah tahap krusial dalam membentuk SDM Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas. Untuk itu diperlukan dukungan pihak-pihak yang memiliki keahlian, fasilitas, dan pengalaman teknis,” ujarnya.
Kolaborasi lintas lembaga ini akan memperkuat pengawasan di berbagai tahapan seleksi, mulai dari administrasi, kesehatan, akademik, hingga psikologi. Menurutnya, model kerja sama ini menjadi wujud konkret penerapan konsep Polri Presisi yang menekankan pelayanan publik transparan dan akuntabel.
“Pelayanan publik lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.
Dukungan juga datang dari Kadisdik Provinsi Kepri, Andi Agung. Ia menyatakan bahwa lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan peserta seleksi mendapatkan akses yang adil dan profesional.
“Kegiatan seperti ini bukan hal baru bagi kami. Di tingkat kota, kabupaten, maupun provinsi, kami siap berkolaborasi sesuai amanat perjanjian kerja sama,” ujarnya.
Penandatanganan PKS berlangsung formal dengan melibatkan seluruh mitra strategis yang berperan dalam proses seleksi. Melalui mekanisme ini, setiap instansi akan menjalankan tugas sesuai kompetensinya untuk memperkuat akuntabilitas rekrutmen.
Dengan terjalinnya kerja sama tersebut, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk menghapus berbagai praktik tidak transparan yang kerap menjadi sorotan publik.
Harapannya, pola seleksi yang lebih terbuka ini mampu melahirkan calon anggota Polri yang kompeten, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (***)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO