Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Sekupang dan Batuaji kehabisan stok BBM jenis Pertamax sejak dua hari terakhir. Kondisi ini membuat antrean kendaraan di SPBU yang masih beroperasi memanjang, terutama di jalur pengisian sepeda motor.
Pantauan Batam Pos, SPBU Seiharapan, Seitemiang, SPBU Paradise, dan SPBU Tanjunguncang menjadi beberapa titik yang mengalami kekosongan stok.
“Hari ini kosong. Turbo juga kosong,” ujar Rian, petugas SPBU Sei Harapan, Senin (10/11).
Ia mengatakan belum bisa memastikan kapan pasokan kembali normal. “Kemungkinan malam atau besok baru datang,” tambahnya.
Kondisi serupa juga dialami SPBU Paradise. Petugas bernama Rozi menyebut kelangkaan Pertamax sudah terjadi sejak dua hari lalu. “Kosongnya sejak kemarin pagi, tapi besok dijadwalkan masuk,” ujarnya.
Sementara itu, Tomi, warga Batuaji, mengaku terpaksa membeli Pertamax eceran dengan harga lebih tinggi. “Karena di SPBU kosong, jadi mau tak mau beli eceran saja. Harganya jelas lebih mahal,” keluhnya.
Pertamina Pastikan Pasokan Segera Pulih
Pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengonfirmasi adanya gangguan distribusi sementara dan memastikan pasokan segera dipulihkan.
Menurut Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga
Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, penyesuaian distribusi terjadi karena dinamika konsumsi BBM di Jakarta yang berdampak pada rantai pasok nasional.
“Distribusi di sejumlah SPBU di Batam diatur bertahap sejalan dengan penyesuaian jadwal pasokan di terminal. Kondisi ini berangsur membaik dan pemulihan dilakukan secara terukur,” ujar Fahrougi dalam keterangan resminya, Minggu (10/11).
Pertamina memastikan tambahan pasokan akan segera masuk ke Integrated Terminal (IT) Kabil, sebelum didistribusikan secara bertahap ke SPBU yang sempat kekurangan stok.
“Pemulihan kami lakukan bertahap agar ketersediaan BBM di seluruh SPBU kembali stabil,” katanya.
Ia menegaskan, produk Pertalite masih tersedia di seluruh SPBU sebagai alternatif sementara. “Pertalite tetap aman, masyarakat bisa menggunakannya sambil menunggu Pertamax normal,” ujarnya.
Pertamina juga membuka Posko Solusi Subsidi Tepat setiap hari kerja untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala saat menggunakan atau mendaftar QR Subsidi Tepat.
Fahrougi meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Jangan panic buying, belilah BBM sesuai kebutuhan,” tegasnya. (***)
Reporter : Yofi Yuhendri – YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO