Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Suzuki Address merupakan salah satu skuter matik global yang dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia dan Jepang. Meskipun membawa nama yang sama, ada sejumlah perbedaan spesifikasi, fitur, hingga posisi pasar antara Suzuki Address versi Indonesia dan Jepang.
Perbedaan ini menyesuaikan kebutuhan konsumen di masing-masing negara. Belum lama ini Suzuki memperkenalkan Suzuki Address 125 terbaru di Jepang.
Menariknya, model ini punya kesamaan dengan desain paten skutik Suzuki Access 125 yang telah didaftarkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI pada akhir Agustus lalu.
Meskipun begitu masih ada perbedaan minor yang terlihat mata antara Suzuki Address 125 di Jepang dan Access 125 di India, terletak pada bagian besi behel bagian belakang
Bila melihat tampilan Adrees 125 mempunyai konsep retro-modern. Tentu saja ini tidak membuat biasa, perbedaan desain ini memuat pembeda dengan line up skutik entry level Suzuki sebelumnya.
Pada bagian lampu depan di desain membulat yang diposisikan pada bagian tengan stang kemudi, lengkap dengan sepasang lampu sein vertikal di bagian bawah.
Berbicara mesin, pihak Suzuki membenamkan dengan penyegaran di mana Address 125 membekali mesin yang mendapat sistem starter lebih senyap serta camshaft yang dioptimalkan.
Hal ini bertujuan untuk memberikan torsi lebih baik di putaran rendah hingga menengah, sesuai kebutuhan pengguna harian di perkotaan. Urusan konsumsi bahan bakar pihak Suzuki mengklaim skutik ini mampu menempuh jarak hingga 53,4 km/liter.
Jarak itu dengan dibekali isi tengki berkapasitas tangki 5,3 liter. Di atas kertas skutik ini mampu melaju sejauh 283 km dalam kondisi BBM full. Di negara asalnya (Jepang) Suzuki Address 125 dipasarkan dengan harga 280.500 yen atau setara Rp30 jutaan.
Suzuki memberikan empat pilihan warna yang ditawarkan, yakni Matt Stellar Blue Metallic, Pearl Grace White, Solid Ice Green, dan Matt Black Metallic nomer dua.
Sangat dimungkinkan Suzuki akan meluncurkan Suzuki Address 125 yang patennya sudah didaftarkan di Indonesia. Ini akan menjadi alternatif baru di segmen skutik retro-modern untuk menantang Honda Scoopy dan Yamaha Fino, kita tunggu saja. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY