Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Warga Gang Pulau Pandan, Jalan Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, dikejutkan dengan kemunculan ular sanca sepanjang lima meter yang berkeliaran di permukiman, Kamis (4/9) malam.
Aidil, salah seorang warga, mengatakan ular itu pertama kali terlihat melintas di jalan sekitar pukul 22.30 WIB. Spontan, warga berbondong-bondong keluar rumah untuk mencoba menangkap reptil berukuran raksasa tersebut.
“Panjangnya sekitar 5 sampai 6 meter. Warga kumpul, ada yang bawa alat seadanya untuk menangkap,” ujar Aidil, Jumat (5/9).
Namun upaya penangkapan tak semudah dibayangkan. Ular bergerak lincah hingga membuat warga kewalahan. Akhirnya, mereka meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang.
”Petugas Damkar turun tangan. Prosesnya cukup sulit karena ukuran ular besar, butuh hampir satu jam baru bisa diamankan,” tambahnya.
Ular kemudian dibawa petugas ke lokasi aman. Aidil menuturkan, kemunculan ular semacam ini sudah beberapa kali terjadi sehingga warga diminta lebih waspada, terutama karena banyak semak di sekitar perumahan.
”Damkar sudah bawa ularnya. Kami imbau warga tetap hati-hati,” pungkasnya.
Sementara itu, peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Martosari, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (5/9) dini hari. Seekor ular sanca sepanjang tiga meter masuk ke kandang ayam milik Suhartoyo, 53 tahun.
Ia mengaku sempat terbangun pukul 03.00 WIB karena mendengar suara gaduh dari kandang. Namun, ia hanya membuka jendela tanpa mengecek lebih jauh. ”Paginya, saat mau kasih makan, baru kelihatan ada ular di dalam kandang,” ujarnya.
Ular tersebut sudah kekenyangan usai memangsa seekor ayam, sehingga tidak bergerak agresif. Meski begitu, Suhartoyo tidak berani menangkap sendiri. Ia langsung melapor ke Unit Pemadam Kebakaran (UPT Damkar) Tanjunguban.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, mengatakan laporan masuk sekitar pukul 06.39 WIB. Tim yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi ular dari dalam kandang.
”Ular tidak melawan, mungkin karena kekenyangan setelah memangsa ayam,” katanya.
Ular sanca tersebut kemudian dibawa ke kantor Damkar sebelum akhirnya dilepas kembali ke habitatnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO