Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kegiatan yang berlangsung di halaman samping Sekolah Djuwita, kawasan Bintan Center, Tanjungpinang, Jumat (8/8) ini mendapat sambutan antusias dari masyaraka.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Tanjungpinang, Elfiani Sandri, menyampaikan bahwa GPM merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Tujuannya, agar warga bisa memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga pasar.
“GPM ini juga menjadi salah satu upaya menjaga perputaran ekonomi lokal agar tetap berjalan seimbang,” ujar Elfiani, Kamis (7/8).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa GPM turut berfungsi menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, serta pelaku usaha pangan di daerah.
“Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga terjangkau bagi masyarakat, apalagi menjelang momen besar seperti HUT Kemerdekaan,” tambahnya.
Dalam kegiatan GPM tersebut, berbagai bahan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran.
Di antaranya, telur ayam ras Rp46.000 per papan, gula pasir Rp13.000 per kilogram, minyak goreng Rp14.000 per liter, dan tepung terigu Rp7.500 per kilogram.
Selain itu, tersedia juga beras berbagai merek dengan harga mulai dari Rp57.000 per 5 kilogram, serta cabai merah seharga Rp45.000 per kilogram. Warga juga bisa membeli sayur-mayur dan produk pertanian segar lainnya di lokasi.
Tak hanya belanja bahan pokok, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. (*)
Reporter : YUSNADI NAZAR
Editor : GALIH ADI SAPUTRO