Buka konten ini
BATUAJI (BP) – Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah kembali menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul meninggalnya seorang pasien BPJS, Muhammad Alif Okto Karyanto, yang dikabarkan tidak mendapatkan penanganan rawat inap saat datang dalam kondisi darurat.
Kejadian tersebut mengundang keprihatinan dari anggota DPRD Kota Batam, Surya Makmur Nasution. Legislator yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam ini menilai, sistem pelayanan RSUD Embung Fatimah harus dibenahi secara menyeluruh agar lebih responsif dan manusiawi.
“Jangan hanya berpatokan pada rekam medis. Penilaian kondisi pasien harus dilakukan secara holistik dan menyeluruh, terutama dalam keadaan gawat darurat,” kata Surya, Jumat (21/6).
Menurutnya, kedatangan orangtua pasien ke rumah sakit di tengah malam dengan kondisi anak yang sakit parah seharusnya menjadi indikator kuat bahwa pasien membutuhkan penanganan segera. Ia menilai ada kekeliruan sistemik yang membuat pelayanan kesehatan menjadi kaku dan minim empati.
“Budaya kerja di RSUD itu jangan hanya formalitas. Jangan sekadar ada di papan visi misi atau spanduk, tapi harus benar-benar diterapkan dalam pelayanan sehari-hari,” ujarnya
Lebih lanjut, Surya juga menyoroti peran BPJS Kesehatan dalam kasus ini.
Ia mengimbau agar lembaga jaminan sosial tersebut tidak bersikap terlalu rigid dalam menerapkan regulasi, khususnya terhadap pasien aktif yang terkendala administrasi di lapangan.
“Pasien yang butuh pertolongan harus dibantu dulu. Jangan sampai birokrasi mengalahkan sisi kemanusiaan,” ujarnya.
Namun, Surya juga mengingatkan bahwa kebijakan fleksibel dalam pelayanan tidak boleh disalahgunakan. Ia meminta agar RSUD dan BPJS tetap menjaga akuntabilitas dan integritas dalam setiap tindakan.
Ia menekankan bahwa perubahan budaya kerja di RSUD Embung Fatimah bukan sekadar wacana, melainkan harus menjadi langkah nyata. Menurutnya, pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, harus dilandasi dengan komitmen kuat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
“Kultur kerja RSUD harus dibenahi. Semua lini pelayanan harus memiliki satu komitmen yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (***)
Reporter : AZIS MAULANA
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI