Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Penggemar drama Korea pastinya tak asing dengan aktor Lee Jong Suk. Tubuh yang tinggi tegap, wajah yang menawan dan akting yang mengesankan, membuatnya jadi salah satu aktor favorit para penggemar drakor.
Melansir Koreaboo, pria kelahiran 14 September 1989 ini mengawali karirnya sebagai model di tahun 2005. Lalu debut sebagai aktor di tahun 2010 lewat drama Prosecutor Princess.
Selama 15 tahun berkarir di dunia akting, sudah banyak karakter yang dia mainkan. Dokter, komposer, pembaca pikiran, editor buku, wartawan, hingga tokoh yang keluar dari komik.
Banyak genre juga telah ia taklukkan, dari romansa, thriller, kriminal, fantasi hingga supranatural.
Dari sekian banyak peran yang pernah dia mainkan di berbagai genre, ada satu genre drama yang takkan pernah dia ambil. Yakni drama sejarah atau saeguk.
Melalui acara Three Meals A Day yang dipandu oleh Lee Seo Jin, aktor Lee Jong Suk mengungkapkan alasan mengapa dia tak pernah ambil peran di drama sejarah.
Selama belasan tahun berakting, kekasih dari penyanyi IU ini hanya pernah satu kali mengambil peran di genre sejarah, yakni di film The Face Reader tahun 2013.
Saat itu, Lee Jong Suk masih terhitung sebagai aktor baru, namun bakat aktingnya telah dikenali oleh para rekan sesama aktor juga fans. Ketika bekerja di film The Face Reader itulah, pemain drama Big Mouth ini menyadari bahwa dirinya tidak cocok bermain drama sejarah.
Saat Lee Seo Jin bertanya mengapa Lee Jong Suk merasa demikian, aktor berusia 35 tahun itu mengatakan bahwa penampilannya di film tersebut merusak alur yang telah diciptakan oleh para aktor senior di film The Face Reader.
“Saya menghindari mereka, kapanpun saya muncul di adegan, saya merasa nada suara dan akting saya akan memecah alur yang sudah dibangun oleh para senior aktor di sana. Dan saya merasa sangat bersalah,” ujarnya.(*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY