Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Kepolisian masih menyelidiki motif kematian Farhan, karyawan PT Epson yang ditemukan tewas di bawah Jembatan I Barelang, Jumat (6/6) pagi. Hingga kini, belum ada kepastian, apakah korban mengakhiri hidupnya (bunuh diri) atau ada penyebab lain.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, menyebut penyelidikan masih berlangsung dengan pengumpulan keterangan dari keluarga dan rekan korban. Hasil sementara tidak menunjukkan tanda kekerasan fisik yang mengarah pada dugaan lain selain bunuh diri.
“Ponsel korban tidak ditemukan di lokasi. Kemungkinan besar sudah dibuang ke laut atau tempat lain sebelum melompat,” ujar Anwar.
Sebelum kejadian, Farhan sempat mengirim pesan singkat kepada salah satu rekannya untuk mengambil sepeda moÂtornya yang ditinggalkan di atas Jembatan I. Rekannya yang khawatir langsung menghubungi pacar dan keluarga korban. Mereka pun segera menuju lokasi.
Namun, ketika keluarga dan pacar tiba, Farhan sudah ditemukan meninggal di bawah jembatan. Tim pengamanan Jembatan I yang datang tak lama kemudian mengevakuasi jasadnya ke tepi bawah jembatan. Video proses evakuasi sempat viral di media sosial, memperlihatkan suasana haru dan tangis histeris dari pihak keluarga.
Pihak keluarga mengaku terpukul dan belum bisa memastikan motif di balik aksi korban. “Apakah terkait pekerjaan, masalah asmara, atau tekanan pribadi lainnya, kami belum tahu,” ujar salah satu anggota keluarga.
Jenazah Farhan telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. “Kami serahkan kembali ke pihak keluarga untuk proses pemakaman,” kata Anwar.
Peristiwa ini kembali menggugah keprihatinan masyarakat Batam atas seringnya kasus bunuh diri di kawasan Jembatan Barelang. Banyak warga mendesak adanya peningkatan pengamanan dan pengawasan di lokasi tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.
Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, mengimbau masyarakat agar tidak mengambil jalan pintas dalam menghadapi tekanan hidup.
“Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Jangan ambil keputusan fatal. Kami mengajak semua pihak lebih peduli terhadap sesama dan segera mencari bantuan bila mengalami tekanan,” pesannya. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : RATNA IRTATIK