Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mencatat proyeksi peningkatan signifikan dalam konsumsi avtur untuk mendukung operasional penerbangan haji 2025. Dibandingkan tahun 2019 atau masa sebelum pandemi Covid-19, konsumsi avtur di bandara-bandara embarkasi haji wilayah Sumbagut diperkirakan meningkat hingga 38 persen.
Lonjakan ini mencerminkan pemulihan sektor penerbangan seiring meningkatnya jumlah jemaah dan intensitas penerbangan. Untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan stok avtur di seluruh Aviation Fuel Terminal (AFT) strategis wilayah Sumbagut dalam kondisi aman dan mencukupi.
“Stok avtur di AFT embarkasi haji Sumbagut dalam kondisi aman, seperti di AFT Kualanamu, AFT Hang Nadim (Batam), AFT Minangkabau, dan AFT Sultan Iskandar Muda. Kami berkomitmen mendukung kelancaran ibadah haji 2025,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, Sabtu (3/5).
Ia menjelaskan, ketahanan stok avtur saat ini mencapai 63 hari. Pertamina juga menyiapkan tambahan pasokan sebesar 14.600 kiloliter (KL) pada awal Mei 2025 untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama masa operasional haji.
“Jika dibandingkan dengan 2024, estimasi volume avtur tahun ini juga naik sekitar 2 persen, dari 30.814 KL menjadi 31.297 KL. Ini menunjukkan tren kebutuhan bahan bakar penerbangan terus meningkat dan harus diantisipasi secara optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Manager Corporate Operation and Services (COS) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wawan Hermawan, menyampaikan bahwa pihaknya juga fokus menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) selama operasional haji.
“Pertamina bersiaga 24 jam penuh selama masa keberangkatan dan pemulangan jemaah haji. Seluruh personel di AFT kami siagakan untuk memastikan pelayanan avtur berjalan lancar dan sesuai prosedur keselamatan,” katanya.
Selain memastikan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk maskapai, otoritas bandara, pemerintah daerah, dan lembaga terkait lainnya.
“Kami berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas bandara untuk memastikan jadwal penerbangan haji di wilayah Sumbagut agar pengisian avtur berlangsung tepat waktu dan efisien,” pungkas Wawan.
Dengan kesiapan ini, Pertamina Patra Niaga berharap dapat memberikan dukungan maksimal terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2025, khususnya dalam aspek transportasi udara yang andal dan aman. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK