Buka konten ini
BATUAJI (BP) – Polsek Batuaji dan Polsek Sagulung kembali mengintensifkan program Police Goes to School sebagai upaya menekan angka kenakalan remaja di wilayah tersebut. Program ini akan disisipkan dalam setiap patroli lapangan dengan tujuan memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada para pelajar.
Belakangan ini, masyarakat Batuaji dan Sagulung semakin khawatir dengan meningkatnya kenakalan remaja di lingkungan mereka. Banyak warga mendesak kepolisian agar lebih serius dalam menangani permasalahan ini. Menanggapi hal tersebut, Polsek Batuaji memutuskan untuk kembali rutin mendatangi sekolah-sekolah guna memberikan sosialisasi mengenai Kamtibmas serta dampak hukum dari pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.
Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, menegaskan bahwa pengawasan terhadap kenakalan remaja terus dilakukan secara maksimal.
“Alhamdulillah, beberapa titik yang selama ini dikeluhkan sebagai tempat berkumpulnya para remaja sudah steril karena terus kami awasi. Kami masih fokus pada masalah ini dan berencana mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi Kamtibmas serta penegakan hukum bagi para pelaku kejahatan,” ujar AKP Raden Bimo.
Selain patroli dan sosialisasi, Polsek Batuaji juga berencana menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah setiap hari Senin. Dalam kesempatan tersebut, anggota kepolisian akan memberikan pemaparan mengenai Kamtibmas serta langkah-langkah pencegahan agar para pelajar tidak terjerumus dalam perilaku negatif.
Langkah serupa juga akan dilakukan oleh Polsek Sagulung. Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, menyatakan bahwa pihaknya akan lebih aktif dalam memberikan penyuluhan di sekolah-sekolah guna mengedukasi para pelajar tentang pentingnya menjaga perilaku yang baik dan menjauhi tindakan melanggar hukum.
Menurut Iptu Rohandi, peran guru di sekolah sangat penting dalam membentuk karakter siswa. Oleh karena itu, Polsek Sagulung akan berkoordinasi dengan para guru agar terus mengingatkan siswa untuk tidak berkeliaran di malam hari atau melakukan aktivitas yang dapat merugikan mereka.
“Tugas utama pelajar adalah belajar. Kami berharap para guru juga turut serta dalam mengawasi dan memberikan arahan kepada siswa mereka,” ujarnya.
Selain fokus pada pencegahan kenakalan remaja, program ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan pihak sekolah. Dengan keterlibatan aktif aparat kepolisian di lingkungan pendidikan, diharapkan siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya menaati aturan dan menjauhi perilaku menyimpang.
Masyarakat menyambut baik langkah kepolisian ini. Banyak orang tua merasa terbantu dengan adanya pengawasan dan penyuluhan langsung dari pihak berwajib. Mereka berharap upaya ini dapat terus berlanjut agar lingkungan sekolah tetap aman dan nyaman bagi anak-anak mereka.
Dengan semakin intensifnya program Police Goes to School, diharapkan angka kenakalan remaja di Batuaji dan Sagulung dapat menurun secara signifikan. Kepolisian berkomitmen menjalankan program ini sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.
Polsek Batuaji dan Polsek Sagulung juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua dan guru, untuk mendukung program ini demi menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi generasi muda. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK